Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

JALAN-JALAN KE TANJUNG LESUNG

Perjalanan menuju Pandeglang Banten menghabiskan waktu 4 sampai 5 jam perjalanan. Tanjung lesung resort menjadi tujuan utama. Dari Anyer setengah perjalanan lagi untuk menuju ke sana. Memasuki kawasan wisata tanjung lesung yang disambut hujan rintik-rintik. Memasuki kawasan Tanjung Lesung Resort disambut pula dengan pepohonan yang rindang kiri dan kanan dan juga sawah yang hijau.

Jalan-Jalan ke Tanjung Lesung

Jalan-Jalan ke Tanjung Lesung

Setelah memberitahukan kedatangan kami kepada receptionist kami diantar menuju restoran hotel dengan menggunakan mobil golf. Tiba disana disambut dengan welcome drink jus buah. Sebelum masuk ke dalam restoran kami diminta mengikuti tari-tarian yang katanya tarian khas menyambut tamu khas hotel.

Kami tiba menjelang makan siang. Makanan tersedia sesaat kami tiba disana. Perjalanan yang cukup melelahkan membuat kami menikmati sajian makan siang.

Menempati salah satu kamar Villa yang dinamakan Villa Kalica. Villa yang mempunyai dua kamar dan dua lantai bisa digunakan untuk 4 orang.

=================

Sore harinya menyempatkan untuk mengelilingi kawasan Tanjung Lesung Resort. Sebelah kiri restoran terdapat lapangan dan arena bermain untuk anak. Ada juga saung kecil yang menghadap kelaut. Ada dua wanita yang sedang duduk santai disana sambil memandang ke laut lepas. Pihak resort juga menyediakan tempat untuk berphoto yang berlatar tulisan dari kayu yang bertulisan “Tanjung Lesung”.

Tanjung Lesung Beach

Tanjung Lesung Beach

Apabila mau ke area Tanjung Lesung Beach, dari restoran mengarah ke sebelah kanan. Melewati jalan setapak dan gerbang yang bertuliskan “dilarang masuk selain tamu hotel/villa. Dan tidak jauh dari situ kita bisa ketemu dengan kawasan Tanjung Lesung Beach Club. Kawasan water sport tanjung lesung yang menyediakan jestsky, banana boat, snorkeling, sladder boat mincing mania. Dari sini sini kita bisa melakukan kunjungan wisata ke kawasan Krakatau dan ujung kulon.

=================

Makan malam seru di Tanjung lesung. Kenapa demikian? Ada pertunjukan sebuah tarian modern yang dibalut pertujukan debus seni kekebalan tubuh khas banten. Mereka memberi nama ‘Fire Dance” atau di Indonesiakan yakni tarian api. Melompat dalam lingkaran api menjadi pertunjukan pertama.

Pertunjukan Tarian Api

Pertunjukan Tarian Api

Semakin lama semakin seru pertunjukannya, semburan api dari mulut menjadi pertunjukan biasa setelah salah satu penari menunjukkan kebolehannya dengan mematikan beberapa tongkat api yang ada ditangannya dengan memasukkan ke dalam mulutnya.

Perjalanan ke tanjung lesung meninggalkan kesan tersendiri. Walau menempuh perjalanan yang cukup jauh, tempatnya yang jauh dari kebisingan ibukota namum pihak hotel mampu membuat acara yang bagus dan menghibur.

Jakarta, 15 Januari 2017

Fadly Rahman

Iklan

Januari 19, 2017 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

WISATA KE KEBUN BINATANG BANDUNG

Liburan awal tahun baru 2017 di kebun raya binatang bandung adalah untuk menghilangkan rasa penasaran saya dengan tempat ini. Setiap menuju lembang dari dago selalu melewati jalan kebun binatang. Tempat yang tidak jauh dari kampus institut teknologi bandung ini tidak terlalu susah menuju kesana.

Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung

Menurut wikipedia, KBB dibangun pada tahun 1930. Saat ini mempunyai koleksi satwa sebanyak 213 jenis.
Kami tiba di KBB siang menjelang sore. Gerbang masuk KBB yang sepertinya baru direnovasi terlihat masih baru. Tiket masuk perorang dewasa Rp. 20.000,-
Kunjungan kandang pertama adalah kandang burung unta. Tidak jauh dari situ ada kandang gajah dan juga babi hutan.
Bermacam macam jenis monyet dan burung dapat kita jumpai disini. Ada juga unta dan tapir yang merupakan salah satu binatang yang dilindungi.
KBB tidak hanya ada binatang dan perpohonan yang rindang saja tapi ada juga tempat permainan untuk anak-anak serta arena out bond.
==============

Keluar dari KBB sudah cukup sore tapi belum tiba waktunya shalat maghrib. Kami menuju jalan tirtayasa. Disana ada menu khusus yang mau dicicipi. Makan malam nasi tulang jambal menjadi pilihan.

Nasi Tulang Jambal

Nasi Tulang Jambal

Setelah shalat maghrib, kami memesan menu utama restoran ini, nasi tulang jambal. Makanan yang ditunggu tiba. Rasa lapar dan penasaran campur aduk ingin segera menikmatinya.
Baru makan beberapa sendok, keringat pun mengalir deras. Siapa yang menyangka nasi jambal ini sangat pedas. Walau enak tetap saja saya tidak bisa menghabiskan semuanya.
Kalau ada yang tahan pedas, silahkan mengunjungi Tulang Jambal Resto di jalan tirtayasa kota bandung.
Jakarta, 08 Januari 2017
Fadly Rahman

Januari 19, 2017 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar