Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

PUISI UNTUK ANDUNG

Puisi untuk Andung 

Aku datang, kau tersenyum

Aku pulang, kau tersenyum

Ketika kau pulang ke rumah abadimu, kau pun tersenyum

Aku cium keningmu, ku cium pipimu

Kau terima ciuman terakhir dariku dengan senyuman

 

Jakarta, 10 Agustus 2014

Fadly Rahman

Agustus 20, 2014 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

PULANG KAMPUNG

Pulang ke Kampung Halaman

Tiada lagi Jumpa Ladang dan Sawah

Tiada Lagi Jumpa Orang Tua

Tiada Lagi Jumpa Teman Lama

Pulang Ke Kampung Halaman

Tiada lagi Kokok Ayam di Pagi Hari

Hanya Jumpa Gedung Bertingkat yang Tiada Penghuninya

Jakarta, 03 Oktober 21010

November 6, 2010 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

MENUNGGU TEMAN YANG TAK DATANG

MENUNGGU TEMAN YANG TAK DATANG

Menunggu teman datang

di Masjid yang depannya kuburan

Saat ku dengar berita mencengang

Jiwa mu telah terbang melayang

Menunggu teman datang

yang tak mungkin datang

walau sampai petang menjelang

Jakarta, 13 Agustus 2009

Agustus 13, 2009 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

KEPUTUSAN

KEPUTUSAN

Kuputuskan Kita Bersama

Kuputuskan Kita Bersatu

Kuputuskan Kita Sambung

Untaian yang Putus Selama ini

Ku Jadikan kau Pendamping Hidupku

Tuk Selamanya

Oktober 13, 2008 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

SI EMAS HITAM

SI EMAS HITAM

Berbaris rapi bukannya semut

Antrian panjang bukannya kereta api

Menunggu datang bukannya tamu

Si Emas Hitam menjadi rebutan

Kudatang siang dapatnya petang

Tak kunanti tapi kuharapkan

Biar Hitam Tetap menjadi Idaman

Mei 26, 2008 Posted by | PUISI | 1 Komentar

JAM RUSAKKU

JAM RUSAKKU

Menunggu duduk di sofa

Aku diam, tiada berkata

Ku lirik jam tanganku

Terkejut aku membelalakkan mata

Sudah dua jam aku menunggu

Ku lirik jam dindingmu

Terkejut aku membelalakkan mata

Ku cocokkan jam tanganku dan jam dindingmu

Baru setengah jam aku menunggu

Terkejut aku membelalakan mata

Jam tanganku mati tiada terasa

April 2, 2008 Posted by | PUISI | 1 Komentar

KORUPSI WAKTU

KORUPSI WAKTU

Kuhabiskan waktu

Tanpa menghitungnya

Apakah aku rugi? Tentu saja tidak!

Walau santai, gaji jalan juga

Tentu saja aku mengkorupsinya

Sebenarnya aku tak mau

Tapi setan-setan menggodaku

Akhirnya aku takluk jua

April 2, 2008 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

BEKERJA

BEKERJA

Semangat bekerja mencari nafkah

Tuk sejahterakan diri dan keluarga

Semangat bekerja mendapatkan pahala

Tuk berjuang mendapatkan Ridho Allah

April 2, 2008 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

KOTAMU DAN KOTAKU

KOTAMU DAN KOTAKU 

Aku berkunjung ke kotamu

Kulihat banyak sampah

Sama dengan kotaku juga

Aku berkunjung ke kotamu

Kulihat banyak lubang-lubang dijalanan

Begitu juga dengan kotaku

Aku berkunjung ke kotamu

Kulihat banyak tikus-tikus liar

Menggerogoti sampah

Dan membuang kotorannya dijalan berlubang

Sepertinya dikotaku juga

Kotamu dan kotaku sama

April 1, 2008 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar

TAK KUASA

TAK KUASA

Aku tak kuasa menahanmu

terhadap cinta dunia

Aku hanya bisa berusaha

Sedikit mencium harumnya surga

Aku harap kau mendurhakai Neraka

Dan mengharapkan cinta Allah

April 1, 2008 Posted by | PUISI | Tinggalkan komentar