Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

PESONA NEGERI SUNDA

KEBUN RAYA CIBODAS

Tanpa rencana sebelumnya pada hari sabtu, 19 November 2016, kami sekeluarga jalan-jalan ke Cianju. Saya mencari informasi, wisata Cianjur. Tertera disitu beberapa tempat wisata favorit yang wajib dikunjungi. Paling teratas adalah Kebun Raya Cibodas di lereng Gunung Gede Pagrango.

Berangkat dari Jakarta jam 11:00 wib. Perjalanan tanpa halangan yang berarti. Hanya sedikit tersendat di lampu merah yang menuju Ciawi dan selebihnya. Sempat mampir makan siang khas makanan sunda dan mampir di masjid Atta’aun untuk shalat Ashar.

Tiba di Cianjur agak sorean. Keinginan pertama adalah melihat secara langsung Istana Negara Cipanas. Istana yang terletak yang bersebelahan dengan pasar Cipanas yang hanya dipisahkan jalan. Istana yang pernah digunakan presiden SBY untuk menikahkan salah satu anaknya itu terlihat klasik.

Gerbang Kebun Raya Cibodas

Gerbang Kebun Raya Cibodas

Lampu mulai menerangi sekeliling istana yang pendoponya terbuat dari kayu. Pohon-pohon disekeliling istana melengkapi keasrian Istana Cipanas, Sayang kami tidak sempat berphoto didepan istana berhubung sore itu kami belum mendapatkan penginapan.

=================

Apabila mau ke Kebun Raya Cibodas, ancer-ancernya dari arah Bogor bisa belok kanan sebelum RSUD Cimacan. Kalau dari Cipanas belok kiri setelah RSUD masuk jalan Kebun Raya Cibodas. Ujung jalan kita mendapati gerbang masuk Kebun Raya, disekelilingnya terdapat lapangan parkir bis dan mobil. Banyak kios-kios yang menjual oleh-oleh baik cindramata maupun makanan khas setempat.

Dalam lingkungan Kebun Raya Ciboda ada juga penginapannya atau Quest House untuk wisatawan yang ingin menginap. Tapi sayang keinginan menginap disana tidak tercapai. Info dari Satpam Kebun Raya bahwa kami harus mendaftar terlebih dahulu secara online dan menunggu antrian Ternyata begitu banyaknya wisatawan yang ingin menginap disini.

Menginap Di Villa 47

Menginap Di Villa 47

Banyak penginapan disekitar Kebun Raya. Ada Villanya sisa ruangan kamarnya tinggal untuk rombongan banyak, untuk tiga orang dewasa plus satu balita sudah tidak ada. Ada juga yang  sudah tidak menerima penyewa berhubung sudah dibooking untuk kegiatan dengan rombongan banya. Akhirnya pilihan villla untuk menginap malam ini menginap di Villa 47 yang masih menyisakan satu kamar untuk kami.

=================

Besok pagi jam 8 setelah check out dari Villa kami melanjutkan kunjungan ke Kebun Raya Cibodas yang sempat tertunda. Khusus hari minggu kendaraan tidak boleh masuk ke dalam kawasan kebun raya termasuk sepeda motor.

Naik Shelter Bus Mengelilingi Kebun Raya Cibodas

Naik Shelter Bus Mengelilingi Kebun Raya Cibodas

Setelah membeli tiket masuk kebun raya, kami memutuskan naik shelter bus untuk mengelilingi kebun raya. Banyak mendapatkan informasi dari supir shelter merangkap pemandu bahwa Kebun Raya Cibodas terdapat koleksi tanaman obat-obatan, lumut dan lainnya. Ada juga taman sakura yang bunganya mekar pada bulan februari dan agustus, setahun dua kali.

Jalan yang turun naik dan menyeberangi sungai kecil. Banyak pengunjung yang mandi atau sekedar bermain air jernih disungai tersebut. Mereka menggelar alas atau tikar sambil menikmati keindahan sekitarnya. Tidak jauh dari situ terdapat air terjun Cibogo.

Shelter hanya singgah sesaat di air terjun Cibogo, kemudian melanjutkan perjalanannya menanjak semakin di atas terlihat pemandangan indah Kebun Raya Cibodas.

air-terjun-cibogo

Air Terjun Cibogo

Taman diatas tidak kalah indah. Rumput hijau membentang seperti karpet. Ada beberapa kelompok pengunjung terpisah mengadakan employee gathering dan ada juga family gathering seperti tertera di spanduk yang mereka bentangkan.

Bus shelter berhenti lagi ditempat yang dianggap penting untuk diberitahukan kepada pengunjung. Pemandu menginformasikan bahwa bangunan yang ada disebelah kanan adalah rumah kaca yang didalamnya berisi koleksi tanaman anggrek. Beberapa meter tempat kami berhenti terdapat koleksi lumut.

Kolekasi Bunga di Kebun Raya Cibodas

Kolekasi Bunga di Kebun Raya Cibodas

Saat kembali ke terminal shalter kami dikejutkan dengan monyet siamang yang meloncat dari pohon ke pohon. Jalan yang menurun kembali membuat bus hati-hati. Banyak yang bisa kita lakukan di Kebun Raya Cibodas. Selain menikmati keindahan alam, kita bisa juga naik kuda. Dan juga memanfaati fasilitas outbond yang dimiliki oleh Kebun Raya Cibodas.

Fadly Rahman
Jakarta, 21 November 2016

November 22, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

LAVA TOUR (EMPLOYEE GATHERING PGI 2016)

Yogyakarta istimewa. Untuk kesekian kalinya saya ke Yogyakarta (Yogya). Tempat wisata yang cukup banyak di Yogya membuat saya kembali lagi kesini. Bersamaan dengan Employee Gathering (EG) PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) yang dilaksanakan di Yogya dari tanggal 12 dan 13 November 2016. Ada total 322 peserta yang ikut serta dalam EG kali ini. dan juga melibatkan 4 cabang PGI yang ada di daerah Jawa (Bandung, Semarang, Yogya dan Surabaya).

Employee Gathering PT Panasonic Gobel Indonesia 2016

Employee Gathering PT Panasonic Gobel Indonesia 2016

Seluruh karyawan PGI berangkat ke stasiun kereta api tepat pukul 17:30 wib. Tiba di Gambir dengan menggunakan 5 Bus. Boarding Pass kereta api sudah diberikan sejak di Bus, sampai di stasiun Gambir hanya check in saja. Cukup lama kami menunggu keberangkatan kereta api yang jadwal keberangkatannya jam 20:45 wib. Setelah hampir dua jam menunggu, kereta api Tasaka yang kami tumpangi berangkat menuju Yogya.

Tiba di Stasiun Tugu Yogya menjelang pagi. Waktu shalat Shubuh di Yogya lebih cepat dari Jakarta. Ada sebagian orang shalat di kereta api karena kuatir terlewat waktu shubuhnya. Diluar dugaan kereta api terlambat 1, 5 jam tidak sesuai jadwal. Tiba di Stasiun Tugu jam 6 pagi.

Rencananya semua peserta dikumpulkan di Masjid Agung Keraton, termasuk peserta dari Bandung, Semarang dan Surabaya. Bahkan peserta dari Cabang Yogya juga diminta kumpul ditempat yang sama. Namun sayang karena sudah kehilangan banyak waktu, mampir di masjid agung tidak jadi, semua peserta berangkat dari stasiun tugu langsung ke lereng Merapi.

Dengan slogan “Better Together Fellowship Day 2016” semua peserta menuju Gedung serbaguna Pagerjurang Merapi untuk menikmati sarapan pagi sekaligus penjelasan mengenai wisata Lava Tour.  

Sebelum jam 10 pagi Lava Tour dimulai. Ada 81 mobil Jeep yang disediakan untuk Petualangan Lava Tour ini, 1 Jeep terdiri dari 4 peserta dan 1 supir.

Jeep Merapi yang Siap Mengantar Para Petualang

Jeep Merapi yang Siap Mengantar Para Petualang

Tempat pertama yang dikunjungi adalah Museum Mini Merapi Sisa Hartaku. Isi museum terdapat barang-barang terbakar karena bencana Merapi. Ada televisi, sepeda motor, tulang belulang hewan peliharaan serta berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya.

Photo-photo peristiwa ditampilkan juga untuk menggambarkan suasa saat itu, termasuk pesan-pesan tertulis untuk mengingatkan semua pengunjung yang berkunjung di museum tersebut.

Lalu tempat kedua yang dikunjungi adalah Watu Alien atau Batu Alien, batu ukuran besar yang mirip wajah manusia yang dipercaya penduduk setempat mempunyai kekuatan magis. Pemandangan disekitar objek wisata tersebut sangat indah, cocok untuk berphoto.

Tempat lain yang tidak kalah indahnya adalah sekitar Bunker Kali Adem. Tampak kejauhan kabut tipis yang menutupi Gunung Merapi. Disebelah kanan terdapat ngarai yang berkelok. Membayangkan lahar dari gunung merapi melewati tempat itu.

Bunker Kaliadem

Bunker Kaliadem

Bunker Kali Adem yang berfungsi untuk tempat bersembunyi apabila terjadi luncuran awan panas. Pada kejadian erupsi gunung merapi 2007, bunker tersebut tidak dapat menahan panas yang datang dari luar sehingga menewaskan dua orang yang ada didalamnya.

Kali kuning merupakan tempat terakhir yang ditelusuri yang melengkapi petualangan di lereng gunung merapi.

===================

Kembali ke Gedung serbaguna Pagerjuang menikmati santap siang. Bagian dari kegiatan Lava Tour ini adalah melakukan CSR di desa Kepuharjo dengan memberikan sumbangan Pompa Air Panasonic di Desa Kepuharjo yang dilakukan di kantor kepala desa Kepuharjo.

CSR PGI di Desa Kepuharjo

CSR PT PGI di Desa Kepuharjo

PGI bekerjasama dengan Lion Club memberikan sumbangan pompa air Panasonic GA-130JACK  untuk fasilitas umum di lima desa yang ada di lereng gunung merapi. Penyerahan bantuan ini dihadiri Executive Director Panasonic Asia Pasific Mr.Ichiro Suganuma, HRS Director PT PGI Mr. Wendy Syofyan, Executive Director PT PGI Mr.Heru Santoso dan Djoko Wahyudi Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL.

Mr. Heru Santoso mengatakan bahwa dengan bantuan tersebut diharapkan warga lereng merapi khususnya di wilayah Cangkringan Sleman Yogyakarta tidak lagi mengalami kesulitan air bersih.

===================

Setelah menyelesaikan Lava Tour, para peserta menuju Hotel The Rich Sahid, Jalan Magelang, Sleman untuk beristirahat sejenak dan mempersiapkan diri untuk acara city tour ke Malioboro.

Namun tidak begitu banyak yang mau mengambil kesempatan tersebut. Dari 8 bus yang ada di Yogyakarta, hanya 1 bus yang jalan membawa peserta yang mau ikut city tour ditambah 4 orang yang tidak dapat tempat dibus.

Peserta yang keliling Malioboro diberikan kesempatan selama 2 jam. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk membeli oleh-oleh khas Yogya. Ada yang membeli batik, asseccories dan juga makanan kering untuk keluarga dan kerabat di Jakarta. Sebagian besar lebih memilih istirahat di Hotel sekalian mempersiapkan diri untuk acara malamnya.

Penampilan Drama yang diambil dari kisah film terkenal 80an "Catatan si Boy"

Penampilan Drama yang diambil dari kisah film terkenal 80an “Catatan si Boy”

Persiapkan acara Gala Dinner di Ball Room Hotel Rich Sahid Yogyakarta. Dengan tema kembali ke tahun 80an “Fabulous 80’s Party” para peserta menggunakan pakaian zaman 80an. Acara khusus karyawan tersebut dilengkapi dengan Photo Contest, dan Panasonic Gott Talent.

Acara yang dimeriahkan oleh Band Lokal dengan menyanyikan lagu-lagu tahun 80an dan terkini. Dimeriahkan juga dengan atraksi seni dari Peserta yang terdiri dari beberapa group.

Ada yang menampilkan Drama yang diambil dari kisah dalam film terkenal 80an “Catatan si Boy” ada pula yang menampilkan seni tari yang terinspirasi dari Senam Kesehatan Jasmani yang populer tahun 80an, begitu juga dengan tarian populer lainnya tarian lucu dari dari Group Warkop DKI.

Secara kesuluruhan acara, kegiatan EG 2016 ini bisa dikatakan sukses dan membekas dihati para peserta. Walau ada beberapa kekurangan, tidak berarti mengurangi nilai tambah untuk kegiatan ini.

Fadly Rahman

Jakarta, 14 November 2016

November 17, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

DIKLAT KOMPETENSI PENGURUS DAN PENGAWAS KOPERASI

Dinas Koperasi dan UKM Pemerintahan Propinsi DKI Jakarta mengundang Koperasi Karyawan Kelompok GOBEL mengikutsertakan dua pengurusnya dalam pendidikan dan pelatihan (diklat). Pengurus dari Kopkar GOBEL yang ikut serta dalam Diklat ini adalah pak Azhar Habib dan saya (Fadly Rahman). Tujuan diklat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pengurus dan pengawas koperasi.

Acara yang dilaksanakan dari hari Rabu, 14 September sampai dengan Sabtu, 17 September 2016 di Hotel Oak Tree Primiere Bandung. Kegiatan yang pelaksanaannya bersamaan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa barat ini membuat warga Jawa Barat dan terutama warga Bandung terlihat lebih semangat, termasuk hotel Oak yang juga menjadi salah satu hotel yang diinapkan oleh atlet-atlet PON.

Peserta Diklat Kompetensi Pengurus dan Pengawas Koperasi

Peserta Diklat Kompetensi Pengurus dan Pengawas Koperasi

Pembukaan yang harusnya dilakukan jam 11:00 wib menjadi molor 2 jam karena para peserta  yang sebagian besar naik bis yang disediakan panitia, tiba di hotel dari jakarta jam 11:00 wib. Saat pembukaan juga diperkenalkan para pendamping peserta yang kelak akan melakukan pendampingan pasca pelatihan di Jakarta untuk tahun depannya para peserta diklat menghadapi ujian sertifikasi.

Adapun pemberi materi adalah orang-orang yang berpengalaman di bidang koperasi seperti DR. Eyo A. Sasmita, DR. Hendro Praponco MM dan Drs. Wahyu Anindya. Mereka memberikan ragam materi yang harus diketahui oleh peserta diklat yang terdiri dari Melakukan prinsip-prinsip pengelolaan Manajemen Koperasi, prosedur melaksanakan pengendalian Internal, Menyusun perancaan stretegis, Menilai tingkat kesehatan koperasi, melakukan kemitraan, menganalisis program kerja dan RAPB koperasi, melakukan kotrak pinjaman/pembiayaan dan peningkatan agunan, mengamankan aset dan infrasruktur cara melakukan negosiasi, memberikan motivasi dan cara menyajikan materi.

Semua materi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan langsung di koperasi masing-masing sehingga koperasinya semakin maju. (FR)

Fadly Rahman

Jakarta, 20 Oktober 2016

Oktober 20, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

PERAYAAN KEMERDEKAAN RI KE 71

Pada hari rabu, 17 Agustus 2016 keluarga besar Panasonic GOBEL memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 71. Pesta karyawan Panasonic GOBEL diawali dengan jalan sehat sekitar 2 KM dari kantor Panasonic GOBEL cawang memutar dari depan suara pembaruan lalu memutar balik menuju kantor dari depan RSUD Budhi Asih.

Peserta Jalan Santai Mendengarkan Penjelasan Bapak Abdullah Gobel

Peserta Jalan Santai Mendengarkan Penjelasan dari Pak Abdullah Gobel

Setelah jalan sehat selesai, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagi Indonesia Raya dan lagu perusahaan. Olahraga pagi itu dilanjutkan dengan senam Aerobic. Berbagai perlombaan diadakan pada hari itu. Ada perlombaan tarik tambang, dan bakiak (kelompok)  antara pimpinan perusahaan lokal melawan ekspatriat jepang. Dan tidak lupa lomba untuk anak-anak, lomba  dan lomba lainnya untuk karyawan.

Menikmati Menu Andalan Kambing Guling

Menikmati Menu Andalan Kambing Guling

Hari itu merupakan pesta bagi karyawan perusahaan kelompok Panasonic GOBEL dapat menikmati makanan tradisional mie ayam, ketoprak, gado-gado, mie baso dan lain sebagainya serta menikmati menu andalan kambing guling dan ice cream.

Fadly Rahman,

Jakarta, 18 Agustus 2016

Agustus 23, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

SETU BABAKAN

Ada libur panjang empat hari dibulan Mei 2016 ini, banyak dari orang yang sudah mempersiapkan liburannya ke luar kota ada yang pulang kampung dan ada juga yang sekedar jalan-jalan. Untuk saya, tidak ada keinginan keluar kota pada liburan kali ini. Saya pikir lebih enak kami berlibur disekitar Jakarta saja. Sebabnya saya punya pengamalam yang kurang menyenangkan dengan libur panjang. Apabila kita tidak kena macet saat berangkatnya, terkadang kena macet saat dikota tempat wisata yang kita tuju.

Setu Babakan

Setu Babakan

Banyak tempat wisata di Jakarta dan sekitarnya yang bisa kunjungi. Mungkin karena orang Jakarta, tempat-tempat wisata tersebut dilewatkan saja atau mungkin masih bisa lain kali dikunjungi .

Setu Babakan menjadi pilihan alternative berwisata. Tempat wisata yang ada di Jakarta selatan tersebut, tidak terlalu sulit dikunjungi. Kalau mau naik kereta api, bisa turun di stasion Lenteng Agung, lalu naik ojek.

Kalau pakai kendaraan sendiri lebih baik, biar lebih banyak waktu untuk dapat menikmati Setu Babakan. Masuk ke wilayah Setu babakan sudah terlihat Gerbang Megah khas Betawi yang menginformasikan bahwa kita sudah ada di wilayah Setu Babakan.

Menikmati Soto Betawi ditempat asalnya merupakan sesuatu yang istimewa

Menikmati Soto Betawi ditempat asalnya merupakan sesuatu yang istimewa

Jalan masuk yang hanya bisa dilewati dua mobil berpas-pasan, apabila bertemu dua mobil harus berjalan perlahan-lahan. Beberapa rumah terlihat menjual oleh-oleh khas betawi. Hanya sedikit rumah yang rumahnya bergaya betawi sedangkan yang lain sudah bergaya modern.

Danau yang tenang Setu Babakan sangat cocok untuk bermain perahu bebek dayung atau naik perahu keliling danau. Ongkos naik sampan hanya Rp. 10.000,- perorang.

Berhubung kami datang pas waktu makan siang. Perut pun sudah terasa lapar. Kuliner-kulinar khas betawi banyak dijumpai disini. Kami memilih Soto Betawi, Kerak Telor dan minumnya air kelapa muda. Makan makanan khas ditempat asalnya merupakan sesuatu yang istimewa.

Fadly Rahman

Jakarta, 08 Mei 2016

Mei 9, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

MAKAN MALAM DI JIMBARAN

Mencari tiket pesawat ke Bali akan susah dapat apabila baru mencari sehari sebelum keberangkatan. Begitu juga yang saya alami. Walau akhirnya dapat tiket tetap tidak sesuai keinginan. Berangkat ke Bali untuk menghadiri Launching AC Model terbaru Panasonic.

Makan malan di Jimbaran

Makan malan di Jimbaran

Kali ini saya ingin sedikit menceritakan pengalaman saya makan malam di Jimbaran. Mungkin untuk beberapa orang makan di Jimbaran merupakan suatu hal yang biasa tapi tidak untuk saya. Makan malam dengan suasana pantai merupakan pertama sekali untuk saya.

Tempat pilihan adalah restoran Aroma. Masuk ke dalam restoran dan langsung menuju pantai. Makan dipantai inilah yang menjadi sesuatu yang istimewa. Banyak turis sudah berada disana dan berkumpul menikmati suasana sore itu. Kami memang sengaja datang lebih awal karena ingin melihat matahari tenggelam dari pantai Jimbaran.

Melihat matahari tenggelam dari pantai Jimbaran.

Melihat matahari tenggelam dari pantai Jimbaran.

Saat-saat tenggelamnya matahari ini menjadi objek photo para turis. Sambil menunggu makanan yang dipesan keluar, kacang khas bali menjadi cemilan sedap sambil mengobrol dibawah langit yang kelam dan hanya diterangi lampu kecil di atas meja.

Sajian makanan Laut

Sajian makanan Laut

Makanan yang ditunggu keluar juga. Makanan laut tersaji dipiring besar. Satu orang satu piring. Ada ikan bakar. Kepiting. Udang, Cumi dan makanan laut lainnya dicampur satu. Satu piring nasi sudah habis tapi lauknya masih belum habis.

Makan malam juga dihibur dengan pengamen pantai jimbaran dan tarian khas Bali yang sengaja dihadirkan pengelola restoran untuk menghibur para pengunjung.

Fadly Rahman

Jakarta, 19 Maret 2016

Maret 26, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

JALAN-JALAN KE PUNCAK

Ada beberapa tempat yang selalu disinggahi setiap saya jalan ke Puncak, diantaranya makan siang di rumah makan Bumi Aki, mampir shalat di Masjid Att’awun, dan menginap di hotel Aries Biru.

 

Begitu juga dengan liburan saya dan keluarga akhir pekan lalu. Pergi jam 10:30 wib hari sabtu, 12 maret 2016. Alhamdulillah, perjalanan yang lancar sampai keluar tol Ciawi. Dalam perjalanannya sampai puncak hanya mendapatkan sedikit macet, itupun hanya kena macet dipasar Cisarua.

Makan siang di rumah makan Bumi Aki

Makan siang di rumah makan Bumi Aki

Tiba di rumah makan Bumi Aki jam 1 siang. Saya mengetahui rumah makan ini saat dulu bersama teman-teman merayakan setiap teman menjadi karyawan tetap di tempat saya bekerja, begitu juga dengan saya.

 

Dulu rumah makan ini masih jarang didatangi pengunjung. Kami memilih rumah makan yang menjual masakan sunda ini karena tempatnya agak membukit, dari situ bisa terlihat pemandangan perbukitan disekitarnya dan juga pemandangan dibawahnya pemandangan kota cianjur.

Dulu tempat yang kami pilih adalah lesehan, begitu juga pada saat makan-makan dengan keluarga. Hari itu ternyata penuh dan parkiran mobil juga penuh. Apabila kita berniat makan disitu juga harus memesan tempat terlebih dahulu. Cara pelayanannya juga sudah berbeda, sudah lebih professional seperti pelayanan restoran. Menu ikan bakar menjadi santapan sedap pada hari itu.

Taman indah di samping masjid At Ta’awum

Taman indah di samping masjid At Ta’awum

====================

Kalau ke puncak, jangan lupa mampir untuk shalat di Masjid At Ta’awun. Tempat parkir yang dikelilingi warung-warung penjual oleh-oleh khas puncak, menguatkan pikiran saya bahwa pengelola masjid ini ikut menjalankan ekonomi kerakyatan.

Setelah selesai shalat ashar, kami mengelilingi masjid untuk melihat suasana lingkungannya. Suasananya semakin dingin dan tampak perlahan-lahan kabut mulai turun. Disamping masjid terdapat taman yang indah. Suara air terdengar menambah suasanya pegununangannya. Banyak pengunjung berphoto ditempat itu, termasuk kami.

Setelah puas mengeliling dan berphoto di masjid At Ta’awum, kami turun bersamaan dengan kabut yang menutupi sekitar masjid dan jalan raya puncak.

Suasana sekitar Hotel yang asri

Suasana sekitar Hotel yang asri

Malam itu kami menginap di Hotel Aries Biru Cisarua. Tidak terlalu banyak kegiatan malam itu. Rasa kantuk mengalahkan segalanya. Untuk kesekian kalinya saya dan keluarga menginap disini. Suasana sekitar Hotel yang asri. Pemandangan pegunungan, kolam ikan, persawahan, bahkan kebun binatang mini.

Fasilitas yang cukup lengkap dari lapangan futsal, kolam renang dan tempat bermain anak membuat kami ingin berlama-lama disini.

 

Fadly Rahman

Jakarta, 14 Maret 2016

Maret 26, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | 1 Komentar

CIKOLE JAYAGIRI ADVENTURE

Berkumpul di Cikole Jayagiri resort menunggu mobil Land Rover yang mengangkut kami untuk berpetualang offroad. Satu persatu mobil Land Rover datang, dengan semangat kami naik ke mobil sesuai dengan group masing-masing, setiap group ada 5 peserta. Seharusnya ada 5 mobil yang mengangkut kami, berhubung yang satu mobil belum datang, group tersisa bergabung ke beberapa mobil.

Berpetualang offroad dengan Mobil Land Rover

Berpetualang offroad dengan Mobil Land Rover

Mobil mulai memasuki hutan. Jalan perlahan-lahan dijalanan beraspal. Semakin lama mobil mulai memasuki area jalanan yang berbatu. Petualangan bermula ketika mobil masuk ke dalam jalanan yang berlumpur. Salah satu kami bertanya “Wah ini jalanannya sudah mulai rusak, apakah ini sudah jalanan off road?” pemandu yang ikut mobil kami menyatakan “ini belum seberapa, masih banyak yang lebih parah jalannya”.
Benar saja setelah melewati jalan yang berlumpur kami menemukan jalan yang cukup dalam sehingga kami didalamnya berguncang. Semakin ke dalam semakin hebat arena off roadnya. Apalagi jalanan terakhir kami lewati menuju peristirahatan, jalan yang parah naik ke atas bukit ditambah lagi jalanan yang basah disirami hujan rintik makin membuat susah mobil naik.
Dari empat mobil yang ada, hanya mobil kami yang bisa sampai ke puncak tanpa mengeluarkan sebagian penumpangnya, sedangkan mobil yang lain sebaliknya bahkan ada mobil terakhir gagal mencapai puncak.
Setelah istirahat selama 30 menit, kembali keluar hutan dan turun dengan melewati jalanan yang sama. Tantangannya tetap sama seperti sebelumnya. Setelah melewati petualangan pertama, dengan menggunakan mobil yang sama menuju puncak Tangkuban Perahu. Melewati jalan raya tangkuban perahu, mobil berjalan lambat seakan kalah dengan mobil minibus dan sedan. Bahkan mobil bisa didahului truk kecil.

Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu

Tiba dipuncak Takuban perahu. Mobil yang kami tumpangi menjadi tontonan para pengunjung. Mungkin tidak biasanya Land Rover berlumpur dengan penumpangnya berbaju kaos seragam tiba di Lokasi. Salah satu turis dari Jepang memotret kami dam mobilnya.
Hari itu saya merasa sangat beruntung. Kedatangan kali ini adalah untuk ketiga kalinya. Kedatangan sebelumnya tidak bisa melihat sampai ke kawah karena tertutup kabut. Kali ini saya bisa melihat ke kawah dengan jelas.

Beruntung bisa melihat Kkawah dengan jelas

Beruntung bisa melihat Kkawah dengan jelas

Kami tidak lama disana, karena harus kembali ke tempat berkumpul semula. Makan siang sudah disiapkan disana. Makan di Kedai Pakis merasakan suasana makan di Hutan.
Setelah makan siang, kami menuju arena berikutnya. Arena Paint Ball, perang-perangan dalam hutan. Dulu masa kecil suka main perang-perangan tapi kali ini berbeda. Permainan perang-perangan ini memakai senjata semi otomatis dengan peluru cat.
Instruktur menyatakan kami semua harus berhati-hati dengan senjata ini. Walau hanya berpeluru cat tapi cukup sakit apabila kena dalam jarak dekat. Senjata harus dikunci apabila tidak dipakai. Perang-perangan pun dimulai. Dibagi dengan dua group, group satu dan group dua. Masing-masing perserta diberikan baju seragam militer dan helm pelindung wajah. Group satu mendapatkan rompi berwarna loreng dan group dua mendapatkan rompi berwarna hitam untuk membedakannya.
Permainan dibagi menjadi dua jenis permainan, yang pertama permainan terminator, setiap orang hanya mempunyai nyawa satu apabila tertembak harus keluar dan harus merebut bendera putih yang di tancapkan ditengah. Permainan kedua adalah Zombie, setiap tertembak harus mundur satu pohon lalu bermain kembali sampai peluru habis.
Tapi permainan kedua kami anggap nggak seru. Kami tetap memilih permainan terminator. Pada Babak pertama pasukan rompi hitam memenangi perperangan. Untuk babak kedua, pasukan rompi loreng memenangi peperangan. Babak ketiga sebagai penentu akhirnya dimenangi oleh pasukan rompi hitam.

Arena Paint Ball, perang-perangan dalam hutan

Arena Paint Ball, perang-perangan dalam hutan

Kegiatan yang dilakukan baik offroad maupun paint ball merupakan kegiatan untuk kekompakan tim dan kerjasama tim agar kedepan setiap kegiatan yang dilakukan secara individu maupun tim menjadi lebih baik serta untuk kesuksesan bersama.

Fadly Rahman
Jakarta, 14 Februari 2016

Februari 15, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

WISATA KE TAMAN BUAH MEKAR SARI

Kesempatan berwisata ke Taman buah Mekarsari. Seharusnya saya bisa lakukan sekalian pada saat sebelumnya kami mengikuti Family Gahtering di Water Kingdom dua tahun yang lalu. Namun kesempatan berwisata ke taman buah Mekarsari akhirnya terlaksana pada hari senin, 08 Februari yang kebetulan bersamaan dengan hari Libur Nasional.

Perjalanan yang cukup memakan waktu panjang pada hari itu, jalan cibubur yang cukup ramai dan jalanan tersendat sejak pintu tol Cibubur. Perjalanan dari Pondok Pinang menuju Mekarsari memakan waktu 4 jam.

Tiba di Taman Buah Mekar sari jam 2 siang. Antrian yang membeli tiket sudah panjang, walau ada beberapa loket tiket yang dibuka tetap antriannya cukup panjang. Taman buah yang di bangun atas prakarsa Bu Tien Soeharto sangat berjasa sebagai tempat penelitian buah-buahan.

Wisata Taman buah Mekarsari

Wisata Taman buah Mekarsari

Berbagai fasilitas terdapat didalamnya. Selain restoran atau tempat makan terdapat juga Mushola. Ada arena memancing untuk yang suka memancing. Banyak juga pengunjung memilih untuk duduk santai bersama keluarga sambil menikmati makan siang di rerumputan.

Apabila ingin berkeliling ada paket tour regular dan Family tour. Beda dari keduanya adalah paket tour regular hanya 1 jam keliling dan keliling bersama-sama dengan pengunjung lainnya dengan harga lebih murah. Sedangkan paket family tour selain harganya lebih mahal dari paket tour yang regular, paket ini kita bisa keliling selama dua jam dan hanya keluarga kita saja yang ada di kereta.

Hampir semua macam buah yang ditaman di taman ini kecuali buah strawberry, anggur yang tidak cocok ditanam didaerah itu. Bulan Februari ini buah yang sedang musim adalah rambutan, melon, salak dan belimbing.

Kereta siap mengantar berkeliling Taman

Kereta siap mengantar berkeliling Taman

Dari kejauhan kelihatan sebuah bangunan yang unik. Didinding-dindingnya terlihat tanaman merambat dan air terjunnya. Bangunan tersebut adalah kantor pusat pengelola taman buah mekarsari. Saat kami melewatinya, bangunan tersebut menjadi objek photo pengunjung.

Menanam Tanaman Buah

Menanam Tanaman Buah

Tidak jauh dari sana ada sebuah danau dan ada jembatan penyebarangannya juga. Jembatan tersebut pernah saya lihat sebelumnya dari Waterkingdom. Arena air ini bisa dinikmati dengan menyewa boat untuk keliling danau.

Danau yang berada di Taman buah Mekarsari

Danau yang berada di Taman buah Mekarsari

Fadly Rahman

Jakarta, 08 Februari 2016

Februari 15, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar

JALAN-JALAN KE KOTA BINJAI

Bersama seorang teman jalan-jalan menikmati sabtu pagi di daerah Kesawan kota Medan. Sampai di stasiun Kereta Api Medan, coba bertanya-tanya harga tiket kereta api ke Bandara Kuala Namu, tapi kami salah masuk ruang penjualan tiket, yang kami masuki adalah tempat penjualan tiket kereta api menuju beberapa kota-kota di sumatera utara.

Teman saya bertanya kepada salah satu pegawai stasiun, kota mana yang paling dekat disinggahi kereta Api, pegawai stasiun tersebut mengatakan kota Binjai yang bisa dijangkau hanya 30 menit menggunakan kereta api dan tidak perlu kuatir kereta akan kembali ke Kota Binjai 1 jam kemudian begitu seterusnya sampai awal malam.

Kami langsung membeli tiket kereta api karena kereta api sudah mau berangkat. Tanpa berlama-lama naik kereta api dan mencari tempat duduk yang nyaman untuk menikmati perjalanan. Sebenarnya saya pribadi baru sekali menggunakan kereta api medan, itu juga sudah lama sekali saat masih kuliah waktu jalan-jalan ke siantar.

Stasiun Kereta Api Medan

Stasiun Kereta Api Medan

Seperti perkiraan semula, kereta api tiba di stasiun kereta api Binjai. Keluar dari stasiun belum ada rencana mau kemana, hanya waktu itu saya menelepon saudara saya yang mengetahui seluk beluk kota Binjai. Saya bertanya masjid bersejarah kota Binjai. Masjid yang menjadi pilihan adalah Masjid Raya Binjai. Sebenarnya lokasinya tidak terlalu jauh dari stasiun berhubung karena waktu dan juga tidak mengetahu daerah setempat, kami memutuskan naik becak mesin atau becak bermotor yang merupakan ciri khas kota medan dan sekitarnya. Ongkosnya hanya Rp. 10.000,- sampai didepan masjid.

Masjid Raya  Kota Binjai

Masjid Raya Kota Binjai

Hanya sebentar mengambil photo masjid raya, lalu kami melanjutkan jalan-jalannya. Persis tidak jauh dari masjid ada pasar kota binjai. Kami masuk kedalam pasar tradisional tersebut dan berhenti di kios yang menjual ikan asin. Berbagai macam ikan asin dan sejenisnya dijual dikios itu.

Untuk oleh-oleh saya membeli beberapa diantaranya udang asin yang sedang yang biasanya dimasak sebagai campuran gulai sayur singkong dan nasi goreng. Oleh-oleh terakhir kami mencari kopi Aceh. Beberapa toko di sekitaran pasar Binjai kami datangi. Ternyata susah juga mencari kopi Aceh di sini. Akhirnya ada satu toko yang menjual kopi.

Pusat Pasar Binjai

Pusat Pasar Binjai

Kopi Aceh merupakan pembelian terakhir kami hari itu di Pasar Binjai. Kami kembali ke stasiun kereta api Binjai dan kembali ke Medan.

 

Fadly Rahman

Jakarta, 8 Februari 2016

Februari 15, 2016 Posted by | Surat Pembaca dan Artikel | Tinggalkan komentar