Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

WISATA KE BANTEN

DARI CILEGON KE ANYER

Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cilegon

Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cilegon

Pada hari sabtu tanggal 31 mei 2014, saya dan istri berangkat ke Cilegon. Berhubung bulan depan sudah memasuki bulan Ramadhan, yang akan memfokuskan diri untuk mengutamakan ibadah dan mengesampingkan liburan. Berangkat dari Pondok Pinang jam 8, lewat serpong dan melalui tol tangerang menuju Cilegon. Iseng-iseng nanya dengan petugas tol “kalau mau ke Cilegon turun dimana?” jawabnya “turun tol Serang Barat”. Sebelumnya kita berpikir kalau ke Cilegon terutama ke Anyer lebih baik turun di pintu tol Cilegon Barat.

menara mercusuar peninggalan zaman Hindia Belanda yang dibangun pada tahun 1885

menara mercusuar peninggalan zaman Hindia Belanda yang dibangun pada tahun 1885

Walau ragu akhirnya kami tetap turun di pintu tol Serang Barat. Sudah dipastikan bingung karena sebelunya belum pernah turun tol ini. Kami tanya dengan petugas loket pembayaran tol menuju Cilegon, kami diminta belok kiri, lurus saja.

Karena belum pernah melewati jalan itu, kami merasa jauh sekali perjalanan menuju Cilegon terutama menuju Anyer. Beberapa saat kemudian, mulai terlihat pemberitahuan bahwa kami sudah memasuki kota Cilegon. Tidak lama kemudian, kami tertegun dengan sebuah bangunan indah yang mempunyai empat menara tinggi menjulang dan kubah yang megah. Ternyata Salah turun tol membawa hikmah bagi kami yang akhirnya memutuskan mampir sebentar ke Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cirebon. Masjid yang mempunyai ornamen indah ini menjadi santapan jepretan kami. Menurut sejarahnya Masjid ini sudah ada sejak sebelum jaman kemerdekaan dan mulai direnovasi pada tahun 2006 sehingga menjadi bangunan sekarang ini.

Pemandangan pantai karang bolong

Pemandangan pantai karang bolong

Lalu kami melanjutkan perjalanan ke Anyer. Tujuan pertamanya adalah menara mercusuar peninggalan zaman Hindia Belanda yang dibangun pada tahun 1885. Bangunan tua tapi masih kokoh dan gagah menjulang. Penjaga menara menawarkan kami untuk masuk dan naik ke atas, satu persatu anak tangga kami naiki, udara panas diluar terasa masuk kedalam menara. Keringat bercucuran, serasa didalam ruangan sauna. Akhirnya kami sampai juga ke tingkat 16 menara yang merupakan menara tertinggi menara. Pemandangan indah terhampar dari atas menara, pantai dilaut selat sunda dan hutan hijau yang mengelilingi anyer yang memanjakan mata.

Pemandangan Laut selat sunda dari atas bukit karang bolong

Pemandangan Laut selat sunda dari atas bukit karang bolong

Perjalanan dilanjutkan ke pantai karang bolong. Lokasinya hanya setengah perjalanan dari Mercusuar. Masuk ke area parkir, kami membayar Rp. 20.000,- untuk biaya parkir mobil, hampir sama dengan biaya parkir di Mercusuar. Biaya masuk ke lokasi pantai karang dikenakan biaya Rp. 10.000,- perorang. Kami mendapatkan pemandangan yang bagus disini namun sayang kebersihannya kurang terjaga.

Ada batu karang besar yang tengahnya bolong, mungkin batu karang ini asala mula nama pantai karang bolong. Kita juga bisa naik ke atas karang melalui anak tangga yang memang dibuat untuk mempermudah pengunjung lebih menikmati pantai karang bolong dari atas.

Jakarta, 17 Juni 2014

Fadly Rahman

Juni 18, 2014 - Posted by | Sejarah dan Arkeologis, Uncategorized |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: