Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

WAWANCARA TERBAIK ANDA

WAWANCARA TERBAIK ANDA

Dapatkan Pekerjaanmu dengan Wawancara Terbaikmu

Setelah tamat kuliah anda sebagai seorang sarjana yang baru lulus ingin segera mendapatkan pekerjaan. Begitu juga apabila anda yang sudah mempunyai pekerjaan tapi ingin pindah kerja di perusahaan. Wawancara adalah tahapan yang biasa dilakukan dalam perekrutan karyawan baru. Sebagai pencari kerja, persiapkan diri anda terlebih dahulu untuk menghadapi wawancara. Ada beberapa tahapan yang biasanya dihadapi saat wawancara untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Tugas seorang pewawancara adalah untuk mengetahui apakah anda cocok dengan posisi pekerjaan yang anda lamar. Biasanya pewawancara fokus terhadap pengalaman anda di perusahaan lama. Begitu juga dengan ketrampilan dan pengatahuan yang anda miliki.

Pertama yang harus anda lakukan adalah datang lebih cepat dari waktu yang ditentukan agar anda dapat mempersiapkan diri dan santai.

Hal-hal lain yang perlu anda perhatikan sebagai pencari kerja yakni :

1. Meningkatkan sikap menyimak, bertanya dan mendengarkan

2. Mengasah pemikiran dan memperkuat mental

3. Menjaga sopan santun saat di wawancara.

4. Mengelola hubungan baik dengan para pencari kerja lainnya

5. Menyesuaikan diri dengan lingkungan perusahaan

Anda memasuki ruangan wawancara dengan percaya diri. Anda menyapa dan menyalami pewawancara sebelum dipersilahkan duduk. Untuk menghadapi wawancara dan tidak terlihat anda grogi menghadapi pewawancara, ada baiknya anda bersikap santai dan selalu tersenyum. Kedua sikap ini menghindari kesan bahwa anda terlihat grogi. Bila ada pertanyaan tentang diri anda, ”jual diri” anda dengan mengungkapkan keahlian dan keterampilan yang anda miliki. Dan menjawab setiap pertanyaan dengan jawaban antusias dan terfokus juga tidak terburu-buru. Jangan lupa menyalami pewawancara saat anda sudah selesai diwawancara dan ucapkan terima kasih.

FADLY RAHMAN

Jakarta, 01 Agustus 2010

Agustus 3, 2010 - Posted by | Surat Pembaca dan Artikel

1 Komentar »

  1. Saya tertarik denga ratikel tentang wawancara, sebenarnya dalam etika wawancara siapa yang lebih dulu menyalami kertika berpamitan, dan apabila kita yang sebenarnya resign dari sebuah perusahaan lama, alasan apa yang tepat ketika kita diwawancara oleh SDM dari calon perusahaan baru?

    Terima kasih

    Komentar oleh Ajat | Februari 13, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: