Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

ATLET DAN MASA DEPAN

Media Olahraga GO, Selasa 16 Agustus 2005 Tendangan Bebas

ATLET DAN MASA DEPAN


Belakangan, kehidupan atlet nasional disorot banyak pihak menyusul kasus yang menimpa petinju mantan juara dunia IBF Ellyas Pical. Sungguh prihatin dengan hal itu.

Tentu, ada kebanggaan jadi atlet. Apalagi, saat berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Terkenal, banyak uang dan berpredikat sebagai pahlawan. Tapi, seorang atlet acap lupa bahwa mereka pun punya keterbatasan dan masa jayanya sewaktu-waktu akan habis. Setelah itu, tak tahu apa ang harus mereka lakukan.

Itulah salah satu yang membedakan atlet Indonesia dengan atlet di Negara-negara maju yang masa depannya lebih terjamin.

Karena kondisi itu, sebaiknya atlet nasional tak meninggalkan bangku pendidikan sebelum melangkah jadi atlet professional. Upayakan sekolah sampai jenjang sajana agar masa depannya tak kacau balau. Syukur kalau bisa dilakukan bersamaan dengan aktifitasnya sebagai atlet karena nyatanya ada juga atlet nasional yang terbukti mampu melakukan hal itu.

Jika tak sempat belajar di sekolah formal atau kondisinya tak memungkinkan, seorang atlet bisa saja mencari sekolah yang bisa saja mencari sekolah yang bisa belajar melalui internet atau sekolah jarak jauh seperti Universitas Terbuka (UT).

Dan, bagi mereka yang benar-benar tak bisa sekolah dan lebih memilih jadi atlet professional, saya sarankan agar mengikuti jejak sejumlah mantan atlet yang bisa hidup mapan dari hasil kerja kerasnya semasa atlet. Ketika punya banyak uang, janganlah lupa menabung atau investasikan dengan aman. Atau, buat usaha yang bisa dijalankan keluarga dan teman yang bisa dipercayai dan sewaktu-waktu dapat diawasi.

Walaupun atlet bertanggung jawab pada masa depannya sendiri, sebaiknya pemerintah juga ikut memikirkan nasib mereka dengan cara memberikan uang pension kepada atlet yang berprestasi. Misalnya untuk juara PON dan tingkat nasional, Pemda tempat atlet bernaung yang memberikan uang pension. Untuk tingkat Olimpiade dan Kejuaran Dunia, pemerintah pusat dapat memberikan uang pensiun sesuai tingkat prestasi yang diperoleh. Atau, bisa juga pemerintah memberikan pendidikan atau kursus wieausaha untuk atlet-atlet yang memasuki masa pension sehingga mereka dapat membangun usaha sendiri.

Bila hal itu bisa dilakukan, atlet-atlet nasional pasti akan berprestasi lebih baik tanpa harus khawatir akan masa depan dan kasus seperti dialami Elly pun tak lagi kita temui.


Fadly Rahman

Jakarta

Maret 11, 2008 - Posted by | Surat Pembaca dan Artikel

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: