CERITA SI MOBIL TUA
CERITA SI MOBIL TUA
Aku si Mobil tua yang terlihat kotor. Sedih Aku melihat kondisi tubuhku yang penuh lumpur. Pak Ali sipemilik mobil tidak memandikanku. Dengan alasan kalau mobil dicuci bersih percuma karena cuaca sedang musim hujan nanti kotor lagi. Aku pun berpikir kenapa harus ada alasan seperti itu. Kenapa manusia boleh mandi 2 kali sehari sedangkan Aku tidak dimandikan saat aku sedang kotor. ”Ini tidak adil” pikirku.
Tiba-tiba pintuku dibuka seseorang, ternyata pak Ali yang masuk kedalam tubuhku. Kemudia Ia menghidupkan mesinku. Suara meraung-maruang terdengar memekakkan telinga. Lalu kaca spion dibuka dan diluruskan ke atas. ”Praak” kaca spion ku patah. ”Dasar Mobil tua” kata pak Ali mencela.
Aku hanya bisa menderukan suara mesinku. Sedih rasanya mendengar perkataan Tuanku itu. Apa boleh buat, aku memang sudah tua.
=======================
Setiap jalan-jalan ke Mall, seperti biasa posisi parkirku selalu diapit kiri dan kanan dengan mobil-mobil kenalan baruku. Mereka masih muda-muda dan bersih. Terkadang aku merasa tidak percaya diri. Apalagi mereka banyak berasal dari luar negeri alias import. Apabila berkomunikasi diantara mereka selalu menggunakan bahasa asing yang tidak terlalu aku mengerti. Iya! Mereka menggunakan bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa internasional. Maklumlan aku kan mobil buatan indonesia. Aku pikir sama saja mereka dengan manusia. Aku selalu mendengar anak tuanku selalu menggunakan bahasa Indonesia dicampur bahasa Inggris. Sepertinya mereka lebih bangga menggunakan bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia. Padahal mereka itu lahir di Indonesia, Besar di Indonesia, Sekolah di Indonesia. Selalu saja berbicara dengan menggunakan istilah-istilah bahasa Inggris walaupun mereka berbicara sesama bangsa sendiri. Bukannya aku benci dengan bahasa Inggris tapi kapan Bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa Internasional sedangkan bangsanya sendiri malu menggunakan bahasa nenek moyang mereka. Aku sendiri tidak habis pikir. ”Tapi sudahlah” Kenapa aku yang memikirkannya.
====================
Aku terbangun dari tidurku setelah merasa pintu sampingku ada yang mencoba membukanya. Aku kaget sekali! Bukan tuanku yang mencoba membukanya tapi orang lain yang tidak kukenal. Hanya beberapa menit, orang asing itu berhasil membuka pintuku. Lalu dia, membuka kabel dibawa kontak starter. Berkali-kali digesek-gesekan. Ajaib! Mesinku hidup. Kemudian dia masuk dan duduk didepan kemudi dan mulai menjalankanku. Aku mencoba berteriak dan mengatakan bahwa aku ini bukan miliknya tapi percuma dia tidak mendengarkanku. Apa boleh buat, aku bukan menjadi milik tuanku lagi. Aku sudah berpindah tangan ke orang lain yang membawa tanpa sepengetahuan Tuanku. Walau pak Ali tuanku akhir-akhir ini mencuekkanku tapi aku tetap sayang kepadanya dan keluarganya. Mulai hari ini aku berpisah dengan tuanku. ”Selamat tinggal tuan! semoga kita bertemu kembali.”
Jakarta, 25 Desember 2008
(mengenang mobil Toyota Kijang Grand Extra B2985HB tahun 1995 warna hijau silver yang hilang pada tanggal 20 Desember 2008 pukul 19:15 wib di Halaman Parkir Carefour Lebak Bulus Jakarta Selatan)
-
Terkini
- BURUH DALAM ISLAM
- BAHASA INDONESIA YANG (MULAI) DITINGGALKAN
- GEMPA MELANDA RANAH MINANG
- RANAH MINANG YANG RAMAI
- GREAT JAKARTA MUP JUARA TENIS MEJA 2009
- MENUNGGU TEMAN YANG TAK DATANG
- DIBAWAH BAYANG-BAYANG IMIGRAN GELAP
- BERTEMU PRESIDEN
- RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KOPERASI KARYAWAN KELOMPOK GOBEL
- PEMILU YANG ANEH!?
- PERGERAKAN BURUH DI INDONESIA II
- BIKE TO LOVE
-
Taut
-
Arsip
- November 2009 (2)
- Oktober 2009 (1)
- September 2009 (1)
- Agustus 2009 (2)
- Juli 2009 (1)
- Mei 2009 (2)
- April 2009 (1)
- Maret 2009 (2)
- Februari 2009 (1)
- Januari 2009 (1)
- Desember 2008 (2)
- November 2008 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
