Fadlyrahman’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

KETIKA MEREKA SELINGKUH

KETIKA MEREKA SELINGKUH

”Des, kamu ada dimana?”

”Aku di Lobi, sedang menunggumu!”

”Aku sedang menunggumu didepan hotel, cepat kamu kemari sayang. Aku tidak mau ada orang lain melihat” Dennis mulai gelisah. Tadi siang Dessi sudah berjanji mau menemuinya segera. Dennis tidak mau ada orang yang mengenalnya melihat sedang menunggu wanita apalagi bukan istrinya.

Lima menit Dennis menunggu Dessi didepan hotel tidak ada tanda-tanda kalau Dessi akan datang. Tiba-tiba HP nya berbunyi.

”Des, Dimana kamu? Tanya Dennis mulai kesal

”Aku dari tadi mencarimu” Jawab Dessi dengan suara sedikit berteriak

”Aku mencari mobilmu dari tadi. Ku tanya ke tukang parkir, mereka tidak ada yang mengetahuinya” lanjut Dessi mulai kesal.

”Waduh….maaf aku lupa mengatakannya. Aku naik Sepeda motor” kata Dennis.

Dessi hanya bisa bersungut-sungut kesal saat bertemu Dennis. Cubitan melayang ke pinggang Dennis. Cubitan Dessi hanya dianggap cubitan menggoda bagi Dennis.

Pertama kali Dennis mengenal Dessi saat Dessi menjadi Manager baru di kantornya. Dennis yang kebetulan juga seorang Manager di perusaahaan yang sama hanya lain divisi. Dennis pula yang menceritakan segala sesuatu yang menyangkut perusahaan serta kebiasaan karyawan-karyawan lainnya. Dessi keluar dari pekerjaannya yang lama dan masuk ke kantornya yang baru. Katanya disini gaji, fasilitas dan jabatan yang diberikan lebih baik daripada yang diterimanya dari kantornya yang lama. Dessi yang merantau ke Jakarta tidak mempunyai sanak keluarga ataupun teman di kota besar ini. Biasanya siapa saja yang merantau selalu mencari induk semang atau saudara sebagai pelindungnya. Dennis yang menjadi induk semangnya Dessi. Dennis yang mencarikan Dessi Apartemen. Setiap Dessi memerlukan sesuatu, Dennis selalu berada disamping Dessi. Sebab itu pula timbul benih-benih cinta di hati Dessi.

Dessi mengetahui tentang Dennis yang sudah beristri dan punya dua anak. Selain Dennis memberitahukan kepadanya, Dessi juga mengetahuinya dari foto yang berada di atas Meja Dennis. Dessi juga telah mengetahui istri dan anak-anak Dennis. Mereka dikenalkan pada saat pertemuan di pesta pernikahaan teman sekantor mereka.

===================

Dennis dan Dessi selalu berdua kemana saja. Pergi ke Mall, Nonton konser musik, Makan siang bersama juga setiap hari. Pertama-tama hubungan mereka tidak ada yang mempersoalkannya tapi lama kelamaan hubungan mereka jadi pembicaraan juga di kantor. Apalagi mereka selalu bertemu dengan teman kantor yang saat sedang bersama. Keadaan ini membuat mereka memutuskan menjaga jarak. Agar pembicaraan yang berkembang hilang dan mereda.

Hubungan mereka tetap berlanjut diluar kantor. Dennis pernah beberapa kali berganti-ganti mobil. Kadang-kadang mobil teman sekantornya, dia pinjam. Itu semua untuk mengelabui orang-orang yang mengenal mereka. Sebenarnya itu semua untuk menutupi ketakutan Dennis terhadap perbuatan selingkuhnya. Bagaimana pun juga Dennis memikirkan untuk mempertahankan perkawinannya. Ada kejadian yang memilukan saat meminjam mobil teman. Bukan kejadian memilukan untuk Dennis tapi untuk temannya Frans. Ada yang melihat Dennis sedang menyetir mobil yang disampingnya adalah Dessi. Walau tidak memakai mobil sendiri, Dennis selalu memakai kacamata hitam dan topi dan tidak ada yang mengenalnya. Istri Frans melihat Dennis dan Dessi di mobil miliknya Frans. Naas bagi Frans. Istri Frans menyangka bahwa yang didalam mobil adalah Frans dan selingkuhannya. Menggenaskan sekali, pertengkaran terjadi. Istri Frans tidak mempercayai penjelasan dan pembelaan Frans. Istri Frans minta cerai. Frans mengamuk dan menghajar istrinya sehingga masuk rumah sakit. Frans pun ditangkap.

Kejadian itu membuat Dennis terpukul. Mulai saat itu dia tidak pernah meminjam mobil temannya lagi. Dennis membeli sepeda motor lengkap dengan helm berkaca hitam. Pasti tidak ada yang mengenalinya lagi. Dia beli plat sepeda motor orang lain. Plat yang sudah tidak berguna lagi bagi yang punya karena sepeda motornya hilang di curi. Plat itu digunakannya untuk mengelabui orang-orang yang mengenal sepeda motornya. Tidak itu saja, Dessi pun disuruh pindah dari apartemennya yang lama. Merekapun tetap berhubungan sampai sepanjang kelakuan selingkuh mereka tidak ketahuan.

Jakarta, 28 Juni 2008

Juli 1, 2008 Ditulis oleh fadlyrahman | CERPEN | | No Comments Yet